04
Mei
16

Gowes ke Tangkuban Parahu

September 2015, sambil menunggu anak yang sedang menjalani kegiatan kampus didaerah Lembang, saya mencoba gowes ke Tangkuban Parahu. 

Seingat saya, waktu kecil saya pernah diajak oleh orangtua kesini, setelah itu  tidak pernah lagi, padahal saya melanjutkan sekolah di Bandung dan beberapa kali ke Bandung bersama keluarga. Perjalanan dimulai dari sebuah guest house di daerah pasar Lembang. Saya tidak tahu akan menempuh jarak berapa km dan berapa lama dan tidak mencari tahu, karena saya tahu perjalanan ini akan lama karena rutenya menanjak terus. Cuaca bulan September cukup terik sehingga beberapa kali berhenti karena sangat haus dan kepanasan. Sampai daerah Cikole kaki mulai kram, dari Lembang ke Cikole rute terus menanjak melalui jalan hot mix yang cukup padat lalulintasnya karena weekend. Diujung jalan yang menuju Cikole Jayagiri Resort terdapat bebeapa warung, saya berhenti karena kedua kaki rasanya sudah mau kram lagi. Setelah minum dan cukup istirahat, perjalanan saya lanjutkan kembali sampai pintu gerbang Tangkuban Parahu. Kembali saya berhenti karena perut sudah lapar dan sudah tengah hari. Sambil makan saya akhirnya bertanya kepada si ibu warung, berapa jauh lagi ke Tangkuban Parahu, karena rasanya sudah putus asa juga dengan tanjakan yang nggak ada habisnya dan cuaca panas terik. Katanya sih sekitar 4 km tapi lebih nanjak lagi, tapi lebih adem koq katanya lagi, banyak pohon dikanan kiri dan jalannya belak belok jadi nggak terlalu terjal tanjakannya. Akhirnya saya lanjutkan perjalanan dengan perlahan, karena dipikir-pikir percuma saja kalau hanya sampai disini. Rute memang lebih adem dan banyak tikungan seperti didaerah Gn Mas Puncak, jalan cukup lebar namun yang lewat banyak bus wisata yang juga menyita jalan. Akhirnya sekitar jam 13.30 sampai juga saya dengan termehek-mehek di kawah Tangkuban Parahu.

Ingin rasanya saya mengeksplor lebih jauh lagi dikawasan ini, tapi kaki sudah nggak kuat, ditambah panas terik, sehingga saya hanya foto-foto didaerah bunderan.

Alhamdulillah akhirnya saya bisa tahu yang namanya Tangkuban Parahu dengan bersepeda, tahu jalurnya yang menanjak terus sekitar 15 km dari Lembang dan menguras tenaga, namun semua terbayar dengan keindahan kawahnya. 


0 Responses to “Gowes ke Tangkuban Parahu”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: