30
Mar
11

EMBRIO…jalur tanjakan aspal di kec Cipelang Bogor

Hari Minggu 19 Desember 2010…pukul 08.00 kami bertujuh, Saya, mas Hari Jogja, Handi, Bagus, dan Tim Toge Jakarta ( Ari, Ricky dan Fajar ) mencoba jalur Embrio yang terkenal dengan tanjakannya. Semula kami mau naik angkot sampai Warso, namun diputuskan untuk gowes dari BNR melalui Cipinang Gading , Kedaton dan menyusuri jalan Cihideung.
Ternyata jalan ini saja sudah menguras tenaga karena pagi ini terasa terik sekali. Sampai di depan Warso kami beristirahat sebentar sambil regrouping, perjalanan dilanjutkan kembali sampai belokan menuju Embrio dan istirahat di warung Tempe Tujuh yaitu pertigaan terakhir menuju Embrio. Disini kami beristirahat cukup lama karena punggung sudah pegal2, minum teh manis dan membeli perbekalan. Petunjuk jalan menunjukkan arah Balai Embrio Ternak 2 km lagi ( ?? ) elevasi menunjukkan 650 mdpl dengan jarak 11 km dari BNR.
Perjalanan dilanjutkan langsung mendaki jalan aspal yang tidak ada habisnya sampai Gapura Balai Embrio Ternak, elevasi menunjukkan 810 mdpl dengan jarak 12.3km, disini kami berfoto sebentar dan melanjutkan perjalanan menuju portal.
Jalur masih tetap mendaki dan sampai portal, elevasi menunjukkan 902 mdpl dan jarak 12.9 km. Kembali kami istirahat cukup lama disini sambil minum teh manis yang disediakan oleh penjaga portal, juga sambil berpikir untuk meneruskan perjalanan atau kembali.
Akhirnya kami putuskan apapun yang terjadi untuk terus keatas, walaupun sambil TTB. Perjalanan tetap mendaki sampai elevasi 1153 mdpl beristirahat lagi karena sudah kehabisan tenaga, sementara beberapa teman terus mendaki.
Disini mulai turun kabut dan hujan gerimis dan kembali terulang gowes 2 minggu lalu menembus kabut dan hujan ke Curug Panjang.
Akhirnya pada km 15.4 dengan elevasi 1210 mdpl kami sampai di Laboratorium Balai Embrio Ternak..Hujan lebat dan kabut mulai turun, dinginnya luar biasa, baju basah kuyup, perbekalan habis !
Lengkap sudah perjalanan ini dengan kepanasan, kehujanan dan kelaparan. Karena hujan ditunggu tidak berhenti juga, kami putuskan untuk turun pelan2 sambil hujan2an.
Perjalanan cukup lama karena sambil menjaga ritme jantung, napas dan dengkul agar bisa sampai ke tujuan.
Alhamdulillah hari ini aman terkendali walaupun penuh dengan perjuangan, salut buat Bagus dengan Enduronya, Fajar dengan Trek Carbon rigid 8 speed, Ari dengan dengkul yang masih korengan bekas jatuh, Ricky yang semakin ngacir, Handi yang sudah kompak dengan cleatnya dan khususnya terimakasih buat mas Hari Jogja yang telah memandu kami dan dengan sabar memberi semangat untuk tetap sesuai rencana walau apapun yang terjadi.
No Pain No Gain !


0 Responses to “EMBRIO…jalur tanjakan aspal di kec Cipelang Bogor”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: