10
Des
08

PENGALAMAN MENGGUNAKAN BEBERAPA MERK/JENIS LAPTOP

Berbagai merk dan jenis laptop saat ini banyak bermunculan dan menawarkan berbagai kecanggihan serta bentuk yang semakin mungil.

Tulisan ini tidak untuk membandingkan kinerja, spesifikasi atau kecanggihannya namun hanya sekedar pengalaman seorang awam yang pernah mencoba beberapa merk laptop, baik yang baru, yang “ jadul “, yang mungil walaupun bukan yang tercanggih.

acer-extenza-seri-500Sepuluh tahun yang lalu saya pernah memakai Acer Extensa, laptop 14 inchi, Prosesor Intel MMX, ini bukan laptop yang canggih pada jaman itu namun lumayan untuk kerja sambil mendengarkan musik karena dilengkapi dengan optical disc drive .Laptop ini agak berat untuk dibawa mobile dan baterenyapun tidak bertahan lama.

compaq-armada-m300Selanjutnya berganti dengan Compaq Armada M300, laptop “ jadul “ 10 inchi, mungil enak dibawa kemana-mana, tetapi docking-nya yang berisi DVD-ROM harus dilepas. Menggunakan prosesor Intel Pentium III 600, lumayan cukup cepat juga untuk tulis menulis, sayang baterenya amat sangat susah dicari.

Keyboardnya kecil, berdempetan dan agak keras sehingga kurang nyaman dipakai untuk mengetik dalam jangka lama.

pic485Pernah juga memakai Acer Aspire tipe W2186 15 inchi, Prosesor Intel Centrino Duo, layar lebar dengan crystal brite, namun terasa kurang enak untuk tulis menulis karena walaupun keyboard nya lebar dan besar namun datar .

Kurang praktis karena cukup berat dan besar untuk dibawa-bawa, batere tidak bertahan lama, enak untuk bermain game atau menonton DVD.

ibm-thinkpad-x21Berikutnya memakai IBM X series yaitu ThinkPad X21, Prosesor Intel Pentium III 600, diluncurkan sekitar 6 tahun yang lalu. Kebiasaan menulis berubah drastis karena pada IBM seri ini tidak mempuyai trackpad dan digantikan dengan trackpoint .


trackpointTrackpoint ini berupa bulatan karet berwarna merah cerah ( the bright red dot ) yang terletak diantara huruf G,H dan B dan ini menjadi ciri khas IBM seri ThinkPad.


trackpoint1Bagi pemula pada awalnya memang sangat canggung menggunakan trackpoint ini, namun setelah terbiasa, dengan trackpoint kita bisa mengarahkan cursor lebih cepat dan lebih jauh dibandingkan dengan trackpad. Selain itu trackpoint juga dapat memperkecil bentuk laptop.

Untuk pekerjaan tulis menulis lumayan enak dengan keyboard yang empuk, namun yang sangat membantu adalah adanya ThinkLight, yaitu lampu kecil LED pada bagian atas layar yang dapat dinyalakan dan menerangi daerah keyboard sehingga sewaktu lampu mati pekerjaan tulis menulis dapat terus berjalan. Sayang seri ini tidak mempunyai optical disc drive sehingga harus menggunakan docking bila akan menginstall program atau memutar VCD/DVD. Tanpa docking laptop ini cukup ringan ,enak dibawa mobile dan baterenya juga tahan lama sekitar 2 jam lebih.


ibm-x31Seri X21 ini digantikan oleh IBM ThinkPad X31, diluncurkan 5 tahun yang lalu. Laptop ini menggunakan Prosesor Intel Pentium M 1.4Ghz, RAM 1GB dan HDD 80G dimana bentuk, dimensi dan letak keyboard tidak banyak berubah dari seri X21, namun kinerjanya sangat berbeda karena Prosesornya juga berbeda.

Sangat nyaman dan cukup cepat untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Sama dengan seri X21, seri ini harus dilengkapi dengan docking, namun tanpa docking-pun tidak masalah karena cukup ringan untuk dibawa dan tentunya dilengkapi dengan ThinkLight untuk bekerja di kegelapan.

Seperti juga dengan seri X21, keyboardnya terasa sangat empuk,cukup besar dengan bentuk seperti prisma sehingga tidak rata dan ini membuat pekerjaan mengetik sangat nyaman.

hp-2510pPernah juga memakai laptop keluaran HP tahun lalu yaitu HP 2510p, laptop 12 inchi wide screen yang sangat ringan, menggunakan Prosesor Intel Core 2 Duo, ULV 1.2 Ghz, RAM 1GB dan HDD 100GB, finger print dan WiFi.

Sangat nyaman untuk dibawa dan untuk berbagai pekerjaan karena sudah dilengkapi dengan optical disk drive.

Laptop ini sebenarnya juga dilengkapi dengan WWAN yang terdapat didalam unitnya, namun karena hardware-nya belum disetujui di Indonesia, maka WWAN tidak dapat digunakan, Dipasaran ada yang menjualnya,  namun saya belum sempat mencoba.

trackpoint-2510Kejutan buat saya karena laptop seri ini ternyata memakai trackpad dan trackpoint sekaligus namun salah satu dapat dimatikan fungsinya, sehingga tidak sulit untuk beradaptasi dari IBM ke HP, hanya menyesuaikan diri terhadap beberapa letak keyboard yang tidak sama. Trackpoint HP ini berwarna biru muda, namun sering bergerak sendiri, tidak seperti trackpoint IBM yang tetap stabil.

Laptop ini cukup bagus spesifikasinya namun terasa kurang nyaman dalam pekerjaan mengetik karena walaupun keyboard-nya besar, tidak terlalu rata namun terasa kurang empuk dan agak berisik.

compaq-b12001Tahun ini saya juga mencoba HP COMPAQ PRESARIO SERI B 1200, dengan spesifikasi yang lebih baik daripada seri 2510p dan dilengkapi dengan webcam, WiFi dan finger print.

Secara fisik, dimensi dan berat hampir sama dengan HP 2510p, yang membedakan hanya penampilan.

HP 2510p dengan penampilan biru keabuan doff/matte sedangkan Compaq berpenampilan mengkilat dan menggunakan trackpad seperti layaknya kebanyakan laptop.

Kenyamanan dalam mengetik sama saja dengan HP 2510p karena bentuk keyboard juga sama.

Kedua laptop terakhir cukup hemat batere, bisa bertahan sampai 2 jam untuk bekerja normal.

quantel-e10Sempat juga memakai laptop Quantel e-10, dengan layar 10 inchi menggunakan Prosesor AMD Geode 500, RAM 512 MB dan HDD 100GB, dilengkapi dengan WiFi.

Penampilan sangat sederhana, cukup mungil dan sangat nyaman dibawa karena kecilnya, namun sangat lambat untuk kerja secara bersamaan.

Tidak dilengkapi dengan optical disc drive dan baterenyapun hanya tahan 1 jam sehingga harus sedia extended battery. Pekerjaan mengetik terasa tidak nyaman karena keyboard-nya datar, kecil-kecil berdempetan sehingga sering salah ketik huruf.

ibm-thinkpad-240xTerakhir saya mendapatkan laptop yang antik, sudah sangat jarang dan cukup “ jadul “ yaitu IBM ThinkPad 240X !.

Laptop ini masih sangat mulus dan berfungsi dengan baik, pertanda pemakainya memperlakukannya dengan apik.

Menggunakan Prosesor Intel Celeron 450 Mhz, RAM 192MB ( maksimal ), dan HDD 20GB dengan layar 10.4 inchi, terasa sangat lambat untuk melakukan berbagai pekerjaan sekaligus, bahkan kadang hang karena beratnya pekerjaan.

Walaupun laptop ini diluncurkan sekitar 8 tahun yang lalu, semua sistem masih bekerja dengan baik, sayangnya batere standar hanya bertahan selama 10 menit, cukup waktu untuk menyimpan data bila listrik mati.

Karena kecilnya, laptop ini tidak disertai dengan ThinkLight yang menjadi ciri khas IBM seri ThinkPad, namun tetap menggunakan trackpoint, yang juga menjadi penanda IBM ThinkPad.

Juga tidak terdapat optical disc drive, sehingga diperlukan external disc drive bila ingin menginstal program atau dapat melalui port USB yang hanya satu-satunya.

Sukur Alhamdulillah saya mendapat extended battery dari seorang sahabat, sehingga laptop ini dapat untuk bekerja selama kurang lebih 2 jam walaupun dengan konsekwensi laptop kecil ini menjadi lebih berat dan tampak menonjol dibagian bawah. Akhirnya seorang teman membawakan batere standar dari Singapura untuk laptop ini sehingga untuk bekerja menjadi semakin mudah..

Pekerjaan mengetik terasa sangat nyaman karena walaupun kecil, laptop ini memiliki keyboard tidak datar , cukup besar, mungkin 100% , tidak berisik dan sangat empuk, dibanding semua laptop diatas.

ibm-x60Favorit saya adalah IBM ThinkPad X60 keluaran 2 tahun yang lalu. Seri ini mungkin merupakan peralihan ke Lenovo ( IBM dibeli oleh Lenovo pada tahun 2005 ), karena pada hardware/batere tertulis Lenovo, demikian juga pada adaptor juga tertulis Lenovo. Adaptor ini tidak dapat digunakan untuk seri X yang lain karena connector-nya berbeda

Menggunakan Prosesor Intel Centrino Duo 1.6GHz, RAM 2 GB dan HDD 80MB, sudah cukup untuk melakukan tugas ketik mengetik dan browsing sekaligus. Seperti seri X yg lain, besarnya sama namun laptop ini terasa lebih ringan mungkin karena material yang dipakai lain ( reinforced plastic ).

Susunan dan bentuk keyboard juga tidak jauh beda dengan seri X yang lain disertai trackpoint , ThinkLight , Finger Print untuk keamanan dan WiFi. Juga disertai docking yang dapat dilepas dimana terdapat optical disk drive dan tambahan 4 USB. Tanpa docking, laptop ini terasa sangat ringan. Keyboard cukup nyaman untuk mengetik namun masih kalah empuk dengan seri 240X.

Seri ini dilengkapi drainage pengaman pada keyboard seandainya suatu saat terjadi tumpahan cairan/minuman pada laptop sehingga tidak merusak sistem dibawahnya.

Laptop terakhir yang pernah dicoba adalah MacBook Air, laptop yang luar bisa !. Bahkan karena tipisnya dapat menyebabkan luka memar seperti tersayat pada  bagian badan yang terkena. Pernah ditampilkan seorang CEO HP MEMOTONG KUE TART MENGGUNAKAN LAPTOP INI ! .

Keyboard untuk mengetik cukup besar namun datar dan terasa kurang empuk.

Kecepatan jangan ditanya karena laptop ini cukup canggih namun untuk memberi komentar lebih jauh belum bisa karena tidak familiar dengan sistem operasinya yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows

Hampir semua laptop diatas dilengkapi dengan slot PCMCIA kecuali Compaq Presario yang menggunakan slot Express Card dan McBook Air yg dpt melalui USB. Beberapa model laptop diatas juga sudah ada yang di lengkapi WiFi.

Sangat nyaman untuk membuka internet dimana saja karena saat ini banyak ditawarkan paket-paket murah dari provider telekomunikasi yang disertai modem PCMCIA atau USB. Saat ini banyak juga tempat-tempat tertentu yang dilengkapi hotspot, sehingga kita dapat berselancar didunia maya dengan mudah.

Karena beberapa jenis/merk laptop diatas terdiri dari bermacam spesifikasi, maka yang bisa dibandingkan adalah kenyamanan dalam pekerjaan mengetik.

Bentuk keyboard yang datar, lebih kecil dari ukuran sesungguhnya, terlalu berdempetan dan keras, dapat menyebabkan ketidak nyamanan dalam bekerja karena cenderung terjadi kesalahan dalam mengetik huruf.

IBM ThinkPad mempunyai keyboard yang besar, tidak rata namun berbentuk seperti prisma, sehingga ada jarak dengan huruf disebelahnya dan ini mengurangi kecenderungan kesalahan mengetik huruf.

IBM ThinkPad memiliki keyboard yang terasa sangat empuk dan tidak berisik sehingga sangat nyaman untuk bekerja dalam jangka lama. Pada seri peralihan ke Lenovo ( X60 ), keyboard terasa lain dibanding IBM namun tetap nyaman digunakan.

IBM ThinkPad kecuali 240X dilengkapi dengan ThinkLight, sehingga pekerjaan tetap dapat berjalan walaupun lampu mati atau dalam suasana gelap.

Akhirnya saya berkesimpulan dari beberapa laptop diatas, keyboard IBM memang yang paling nyaman untuk bekerja dalam jangka lama khususnya keyboard IBM ThinkPad 240X.

Selain itu IBM juga mempunyai engsel ( hinge ) yang sangat kuat terbuat dari Titanium sehingga tidak mudah patah dan mungkin satu dari beberapa laptop yang dapat kita buka 180 derajat tanpa rasa takut.

IBM mempertahankan layar yang doff/matte sehingga mengurangi terlihatnya kotoran atau bekas-bekas jari pada layar, juga tetap mempertahankan bentuknya yang konservatif tidak modis, berupa kotak hitam pekat padat ( bulky ) dengan sedikit bintik-bintik halus berkilat pada penutupnya sehingga terkesan macho.

Masih banyak merk laptop terkenal seperti Dell, Fujitsu, Toshiba, NEC dan lain lain, namun saya belum pernah menggunakannya, mungkin saja lebih nyaman dari IBM.


3 Responses to “PENGALAMAN MENGGUNAKAN BEBERAPA MERK/JENIS LAPTOP”


  1. 1 ajiezs
    September 6, 2009 pukul 8:58 pm

    cari driver laptop IBM ThinkPad 240X dmn ya???

    trims

  2. Juni 28, 2015 pukul 8:08 pm

    saya sendiri baru menggunakan laptop lenovo s210, bentuknya solid, kokoh, harganya juga terjangkau untuk karyawan kantoran


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: